IDXChannel - Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia.
Sebab, bukan hanya karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar, tetapi juga karena stabilitas politik yang terjaga serta fondasi sosial-keagamaan yang moderat dan inklusif.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (12/2/2026). Dikutip dari keterangan pers, Menag menekankan bahwa ekonomi syariah tidak boleh dipahami secara sempit.
“Kalau kita bicara tentang ekonomi syariah, ini bukan isu ideologis dan bukan eksklusif untuk umat Islam. Ini adalah model ekonomi berwawasan keadilan, yang bersifat universal,” katanya.
Menurut Menag, konsep syariah dalam konteks ekonomi tidak berkaitan dengan agenda politik atau formalisasi ideologi tertentu. Ia menjelaskan bahwa ekonomi syariah merupakan pendekatan sistemik untuk membangun keadilan sosial melalui mekanisme berbagi risiko (profit and loss sharing) seperti mudarabah dan musyarakah.