AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

BKF Klaim Ekonomi RI Sudah Kembali Normal

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 13 Mei 2022 16:21 WIB
Badan Kebijakan Fiskal menyebut kondisi ekonomi Indonesia sudah kembali normal seperti sebelum dilanda pandemi covid-19.
BKF Klaim Ekonomi RI Sudah Kembali Normal (FOTO: MNC Media)
BKF Klaim Ekonomi RI Sudah Kembali Normal (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyebut kondisi ekonomi Indonesia sudah kembali normal seperti sebelum dilanda pandemi covid-19.

Kepala BKF, Febrio Kacaribu menjelaskan bahwa kondisi perekonomian terkini sudah semakin membaik, seiring terkendalinya pandemi Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi kasus harian Covid-19 yang terus menurun.

“Kita bersyukur kita bisa mengelola ini dengan sangat baik dengan segala kerja keras yang sudah kita lakukan bersama-sama masyarakat dan juga pemerintah,” ujar Febrio dalam acara Tanya BKF di Jakarta, Jumat (13/5/2022).

Dibandingkan dengan kondisi perekonomian di tahun 2019, dia mengatakan Indonesia adalah salah satu negara yang sudah keluar dan berada di atas kondisi pra-pandemi. Sebagai contoh, di kuartal I 2022 ini, capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah berada di atas rata-rata produk domestik bruto (PDB) di tahun 2019.

“Ini tentunya sangat menggembirakan. Artinya perekonomian kita terus pulih, terus semakin tinggi di atas level PDB 2019,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Febrio menyampaikan beberapa negara juga sudah menunjukkan arah pemulihan. Kondisi tersebut merupakan hal yang baik karena akan berdampak positif bagi Indonesia. Namun, masih terdapat risiko yang mungkin harus dihadapi, misalnya kebijakan Zero Covid Policy dari Tiongkok dan geopolitik di Rusia.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD