AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23775.35
-2.12%
-514.55
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

BNPB Imbau Masyarakat Tetap Sadar Prokes di Lokasi Pengungsian Erupsi Gunung Semeru

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Minggu, 05 Desember 2021 21:35 WIB
BNPB mengakui adanya kondisi dimana posko pengungsiaan erupsi Gunung Semeru tidak menerapkan secara ketat protokol kesehatan Covid-19.
BNPB Imbau Masyarakat Tetap Sadar Prokes di Lokasi Pengungsian Erupsi Gunung Semeru
BNPB Imbau Masyarakat Tetap Sadar Prokes di Lokasi Pengungsian Erupsi Gunung Semeru

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengakui adanya kondisi dimana posko pengungsiaan erupsi Gunung Semeru tidak menerapkan secara ketat protokol kesehatan Covid-19. Dalam hal ini, BNPB meminta masyarakat untuk seminimal mungkin menggunakan masker.

Plt Kapusdatinkom Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan penerapan prokes tetap harus dilakukan. Hal tersebut sebagaimana arahan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam kunjungan ke tempat bencana seperti di Sintang.

“Ada mungkin kondisi-kondisi yang membuat kita tidak bisa secara ketat nantinya seperti menjaga jarak dan lain-lain. Tetapi BNPB sudah menyediakan hand sanitizer di lokasi,” ucap Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu (05/12/2021).

“Dan hal yang paling minimal yang kita coba untuk sampaikan nanti dan coba kita imbau untuk masyarakat. Hal paling minimal adalah memakai masker,” sambung dia.

Abdul menjelaskan hal tersebut juga menjadi perhatian langsung bagi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam kunjungannya di lokasi bencana. Abdul juga memastikan bahwa dukungan penyediaan masker juga telah didorong dari sejumlah pihak.

“Dukungan untuk penyediaan masker sudah kita dorong. BNPB sudah mengirim 20 ribu masker untuk tahap awal dan jika diperlukan kita sudah siapkan ketersediaannya di logistik kita di Jakarta bisa kita dorong. Termasuk juga dari Pemprov Jatim, dari PMI juga saya melihat ada dukungan masker dan organisasi relawan lainnya," ucap Abdul.

Dari hal tersebut, Abdul memastikan bahwa dukungan prasarana dan sarana untuk menerapkan prokes Covid-19 telah tersedia. Ditegaskannya, bahwa penyediaan masker bukan hanya untuk mencegah Covid-19 tetapi juga ancaman penyakit lainnya seperti ISPA.

“Memang mungkin nanti secara persuasif masyarakat kita dorong untuk bisa paling tidak bisa menggunakan masker selama kondisi bencana ini, karena tidak hanya untuk Covid tetapi juga untuk mencegah ISPA karena partikel debu masih sangat tinggi di lokasi kejadian.” tutup Abdul.

Diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pembaruan data terkait korban terdampak dalam bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Plt Kapusdatinkom Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan saat ini masyarakat terdampak akibat bencana tersebut berjumlah 5.205 jiwa. Adapun, 1.300 orang kini tengah berada di pengungsiaan.

“Masyarakat yang terdampak baik awan panas guguran di dua kecamatan kemudian masyarakat terdampak debu vulkanik di delapan kecamatan itu totalnya 5.205 jiwa, dengan 1.300 orang di pengungsiaan,” jelas Abdul dalam konferensi pers daring, Minggu (05/12/2021).

Abdul menjelaskan, bahwa jumlah tersebut bertambah dari rilis yang dikeluarkan BNPB sebelumnya pada Minggu (05/12/2021) siang. Diketahui, siang tadi BNPB mencatat sebanyak 902 orang.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD