"Kondisi antrean di berbagai SPBU di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah normal, sementara di Kabupaten Mempawah, Kabupaten Singkawang, dan Kabupaten Bengkayang dalam kondisi sedang, sementara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Landak masih terus diupayakan untuk mengurangi antrean yang masih relatif padat," ujarnya.
Tercatat selama periode 9-22 Maret 2026, penyaluran Pertalite dan Pertamax Series di Kalimantan Barat mencapai rata-rata 2.749 kiloliter per hari atau naik 19,8 persen dibanding kondisi normal.
Puncak kenaikan tercatat mencapai 54 persen pada 20 Maret 2026. Sementara penyaluran solar tercatat 1.420 kiloliter per hari atau turun 3,7 persen dari kondisi normal, dengan lonjakan tertinggi 20 persen pada 18 Maret 2026.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menambahkan penguatan distribusi di Kalimantan Barat dilakukan secara menyeluruh agar ketersediaan BBM tetap terjaga.
"Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kondisi saat ini sudah berangsur kondusif. Kami juga telah mendorong pihak SPBU untuk tetap beroperasi optimal serta melakukan pengawasan lebih ketat agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," tandasnya.
(Febrina Ratna Iskana)