sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Norman Ginting Pimpin METI, Perkuat Percepatan Transisi Energi Nasional

Economics editor Yanto Kusdiantono
06/05/2026 15:45 WIB
Diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung agenda strategis energi bersih Indonesia.
Norman Ginting Pimpin METI, Perkuat Percepatan Transisi Energi Nasional
Norman Ginting Pimpin METI, Perkuat Percepatan Transisi Energi Nasional

IDXChannel — Norman Ginting resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI). Penunjukan ini memperkuat komitmen organisasi dalam mengawal percepatan transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) nasional.

Penunjukan pria yang juga menjabat Direktur Proyek & Operasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung agenda strategis energi bersih Indonesia.

Di tengah meningkatnya tantangan ketahanan energi dan tuntutan transisi energi global, METI di bawah kepemimpinan Norman diarahkan untuk semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah dalam menghadirkan pengembangan EBT yang lebih terarah, inklusif, dan berdampak nyata.

Transisi energi dipandang tidak hanya sebagai agenda pengurangan emisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kemandirian energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis energi bersih.

"METI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah dalam mendorong percepatan transisi energi nasional yang terarah dan berdampak nyata," kata Norman, Rabu (6/5/2026).

"Pengembangan energi baru terbarukan harus menjadi fondasi ketahanan dan kemandirian energi Indonesia, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, penciptaan lapangan kerja hijau, serta penguatan kapasitas industri dan teknologi nasional," lanjut dia.

Ke depan, Norman ingin METI menjadi wadah kolaborasi yang mampu mengakselerasi berbagai agenda strategis EBT nasional, mulai dari pengembangan PLTS 100 GW, implementasi bioethanol E20, Sustainable Aviation Fuel (SAF), geothermal, biomassa, cofiring, waste to energy, hingga berbagai inisiatif energi bersih lainnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement