"Emas perhiasan mengalami deflasi sebesar 2,67 persen dengan andil deflasi sebesar 0,06 persen. Komoditas ini telah mengalami deflasi 3 bulan berturut-turut sejak Maret 2026," ujar Pudji.
Di saat sektor perawatan pribadi mengalami penurunan harga, sejumlah kelompok pengeluaran lain justru terpantau masih mencatatkan inflasi pada Mei 2026.
Kenaikan harga tertinggi dibukukan oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan sumbangan andil sebesar 0,12 persen.
Mengekor di posisi kedua sebagai pendorong inflasi terbesar adalah kelompok pengeluaran transportasi yang laju inflasinya mencapai 0,61 persen serta memberikan andil sebesar 0,07 persen.
Selanjutnya, kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan juga ikut merangkak naik dengan tingkat inflasi sebesar 0,4 persen dan menyumbang andil 0,03 persen terhadap IHK.