AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

BPS: Jelang Lebaran Harga Emas Makin Melonjak

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Senin, 03 Mei 2021 12:56 WIB
BPS mencatat pada April harga emas mengalami kenaikan harga cukup signifikan, karena mendekati hari lebaran Idul Fitri.
BPS: Jelang Lebaran Harga Emas Makin Melonjak (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi April 2021 tercatat sebesar 0,13 persen. Selain karena kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, inflasi juga disumbang dari naiknya harga emas mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan inflasi inti ini disumbang oleh harga emas yang melonjak tinggi.

"Meningkatnya pembelian emas perhiasan menjelang Hari Raya Idul fitri mempengaruhi harga emas perhiasan di April 2021,” kata Setianto dalam video virtual, Senin (3/5/2021)

Dia mengungkapkan  kenaikan harga emas batangan juga mempengaruhi kenaikan harga emas perhiasan pada periode tersebut. BPS mencatat kenaikan emas perhiasan terjadi di 60 kota dari 90 kota pantauan BPS, tertinggi terjadi di Pare-pare, Medan, dan Bukittinggi.

"60 kota dari 90 kota pantauan BPS, tertinggi terjadi di Pare-pare, Medan, dan Bukittinggi.Masing-masingnya mengalami kenaikan 3 persen," katanya.

Dari 11 kelompok pengeluaran, lima kelompok tak memberian andil inflasi, yakni kesehatan, transportasi, informasi komunikasi dan jasa keuangan, rekreasi olaraga dan budaya, serta pendidikan. Sementara itu, kelompok lainnya seperti makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil 0,05 persen dengan inflasi 0,02 persen. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD