AALI
9975
ABBA
300
ABDA
6550
ABMM
1400
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3430
ADHI
835
ADMF
7600
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
362
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1285
ALKA
304
ALMI
0
ALTO
256
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.35
-1.24%
-6.36
IHSG
6662.67
-0.95%
-63.70
LQ45
948.48
-1.18%
-11.28
HSI
24735.70
-0.92%
-229.85
N225
27526.75
0.02%
+4.49
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
846,663 / gram

Bukan ke RI, Ford Investasi USD900 Juta Bangun Pabrik di Thailand

ECONOMICS
Kunthi Fahmar Sandy
Rabu, 08 Desember 2021 15:40 WIB
Thailand adalah pusat perakitan dan ekspor mobil terbesar keempat di Asia,
Bukan ke RI, Ford Investasi USD900 Juta Bangun Pabrik di Thailand (FOTO:MNC Media)
Bukan ke RI, Ford Investasi USD900 Juta Bangun Pabrik di Thailand (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Ford Motor Co pada Rabu mengatakan akan menginvestasikan USD900 juta untuk memodernisasi pabriknya di Thailand yang mendukung produksi pikap Ranger dan SUV Everest, yang akan menjadi investasi tunggal terbesar perusahaan di  negara. 

Dilansir dari Reuters, Rabu (8/12/2021) Investasi itu akan melalui pabriknya sendiri dan AutoAlliance Thailand, perusahaan patungan dengan Mazda Corporation Jepang, kata Ford dalam sebuah pernyataan. 

"Thailand adalah pusat perakitan dan ekspor mobil terbesar keempat di Asia, yang menampilkan beberapa pembuat mobil terbesar di dunia seperti Toyota dan Honda.  Industri ini menyumbang sekitar 10% dari PDB dan pekerjaan manufaktur Thailand," seperti dikutip. 

Ekspansi akan menambah sekitar 1.250 pekerjaan baru di pabrik Ford dan sekitar USD400 juta dari investasi akan digunakan untuk jaringan rantai pasokannya, kata pembuat mobil itu. 

Pada tahun 2020, General Motors menjual pabriknya di Thailand ke Great Wall Motor China, yang mulai memproduksi SUV dan kendaraan listrik (EV) di negara tersebut. 

Saat produksi mobil Thailand mencari lebih banyak elektrifikasi, perusahaan energi milik negara PTT Pcl tahun ini mengatakan akan menginvestasikan USD1 miliar hingga USD2 miliar untuk pabrik EV dengan Foxconn Taiwan.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD