sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bulog Jamin Stok Pangan Cukup hingga Akhir 2026, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Economics editor Rohman Wibowo
10/03/2026 08:34 WIB
Volume Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikelola oleh pihaknya sudah menembus angka 3,74 juta ton.
Bulog Jamin Stok Pangan Cukup hingga Akhir 2026, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying. (Foto Istimewa)
Bulog Jamin Stok Pangan Cukup hingga Akhir 2026, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Perum Bulog memastikan jaminan cadangan pangan pokok di tingkat nasional, terutama komoditas beras serta minyak goreng, terbilang sangat aman sekaligus sanggup memenuhi keperluan warga sampai penghujung tahun ini.

Atas dasar itu, masyarakat diminta supaya tidak panik dan menghindari kebiasaan memborong barang belanjaan atau panic buying, bahkan ketika menyambut perayaan keagamaan ataupun di tengah fluktuasi kondisi geopolitik dunia saat ini.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, volume Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikelola oleh pihaknya sudah menembus angka 3,74 juta ton.

Dia turut memaparkan kalau angka ini diproyeksikan terus naik berbarengan dengan datangnya musim panen pada sejumlah wilayah, ditambah lagi adanya rutinitas penyerapan gabah dan beras lokal oleh pihak Bulog.

“Stok beras yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (10/3/2026).

Bukan cuma berfokus mengamankan beras, kelancaran distribusi minyak goreng juga dipastikan terjaga oleh Bulog. Langkah tersebut ditopang lewat aturan Domestic Market Obligation (DMO) terbitan Kementerian Perdagangan, di mana Bulog mendapat jatah rutin sekitar 46 juta liter Minyakita tiap bulannya.

Berbekal suplai yang mumpuni itu, pihak Bulog kembali menekankan kalau kebutuhan beras serta minyak goreng untuk rakyat dijamin tidak akan kekurangan sampai akhir tahun.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan," kata Ahmad.

"Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar dia.

Di luar kedua barang pokok itu, pantauan persediaan bermacam bahan kebutuhan sehari-hari lainnya juga terbilang sangat memadai.

Dari hasil pengamatan langsung di pasaran, banderol harga untuk beberapa jenis sembako pun masih tergolong normal dan cukup terkendali.

Menyikapi situasi yang kondusif ini, masyarakat pun kembali dipesan supaya lebih cerdas saat berbelanja, yakni hanya membeli barang sesuai keperluan harian dan menahan diri dari pembelian skala besar.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” kata Ahmad.

Untuk agenda ke depannya, Ahmad menjamin Bulog bersama pemerintah bakal konsisten menjalankan ragam strategi demi mempertahankan keseimbangan suplai maupun harga bahan pangan.

Langkah-langkah strategis ini direalisasikan lewat perbaikan sistem distribusi, pembelian maksimal terhadap hasil panen lokal, berikut pengadaan deretan program yang bertujuan menstabilkan urusan pangan nasional.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement