AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

CDC Tak Lagi Terapkan Isoman Covid-19, Begini Tanggapan Kemenkes

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Kamis, 18 Agustus 2022 14:35 WIB
CDC tak lagi menerapkan isolasi mandiri untuk orang yang terpapar Covid-19.
CDC tak lagi menerapkan isolasi mandiri untuk orang yang terpapar Covid-19.
CDC tak lagi menerapkan isolasi mandiri untuk orang yang terpapar Covid-19.

IDXChannel - Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril merespons kebijakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang tak lagi menerapkan isolasi mandiri untuk orang yang terpapar Covid-19.

"Untuk Indonesia sendiri, kami pastikan isolasi mandiri masih diberlakukan. Tindakan itu sangat penting dilakukan untuk mengurangi transmisi virus di masyarakat," kata Syahril di konferensi pers virtual, Kamis (18/8/2022).

Syahril menegaskan bahwa dengan memberlakukan isolasi mandiri pada mereka yang terpapar Covid-19, terbukti menurunkan potensi transmisi virus Covid-19 di masyarakat.

Lagipula, sambung Syahril, masyarakat Indonesia masih memerlukan kebijakan tersebut karena kesadaran mandiri akan isolasi masih belum begitu besar seperti masyarakat di negara maju.

"Di negara maju seperti di AS atau Eropa misalnya, masyarakat di sana sudah punya kesadaran yang tinggi untuk melakukan isolasi saat terpapar Covid-19. Jadi, mereka sudah secara otomatis pasti melakukan isolasi 5-10 hari jika dinyatakan positif Covid-19," papar Syahril.

Syahril pun sadar ada sebagian masyarakat Indonesia yang sudah melakukan itu. Tapi, tidak semua karena berbagai alasan. Jadi, kebijakan untuk isolasi mandiri masih diperlukan di Indonesia.

"Sudah banyak orang Indonesia juga yang punya kesadaran tinggi untuk melakukan isolasi mandiri bukan dengan isolasi terpusat, ya," tambah Syahril.

Perlu diketahui, belum lama ini Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengumumkan bahwa ada perubahan dalam hal rekomendasi isolasi mandiri pada orang yang terpapar Covid-19.

Rekomendasi terbaru CDC menjelaskan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 tidak perlu karantina atau isolasi mandiri. Bahkan, aturan ini berlaku juga untuk mereka yang kena Covid-19 dan belum divaksinasi.

Alasan perubahan kebijakan tersebut setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 di negara tersebut yang semakin terkendali. Populasi AS sendiri pun sudah banyak yang mendapatkan vaksinasi Covid-19. 

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD