AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Cegah Banjir, Bekasi Mulai Tertibkan Bangunan Liar di Bantaran Sungai

ECONOMICS
Sindo Dul
Selasa, 19 Oktober 2021 10:18 WIB
Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan penertiban bangunan liar (Bangli) di sepanjang bantaran sungai.
Ilustrasi Banjir
Ilustrasi Banjir

IDXChannel - Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan penertiban bangunan liar (Bangli) di sepanjang bantaran sungai. Langkah tersebut sebagai antisipasi terjadinya banjir pada musim penghujan di wilayah aliran sungai-sungai yang ada di Kabupaten Bekasi.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Dodo Hendra Rosika mengatakan, penertiban banguna liar di bantaran sungai akan dilakukan mulai hari ini agar normalisasi aliran sungai di wilayahnya berjalan lancar.

"Penyebab banjir karena banyaknya bangunan liar di bantaran sungai," katanya.
 
Menurut dia, penertiban kedepannya tidak lagi menyasar pada bangunan yang berdiri di tanah-tanah milik Perum Jasa Tirta (PJT). Sebaliknya, penertiban akan menyasar pada titik-titik yang menjadi program pembangunan di Kabupaten Bekasi.

"Sebab penertiban ini kan menggunakan APBD, jadi kedepan kita melakukan penertiban untuk mendukung program pembangunan,"ucapnya. 

Sebelumnya, banyak bangunan berdiri di atas bantaran sungai menjadi salah satu kendala program normalisasi sungai di Kabupaten Bekasi. 

Keberadaaan bangunan tersebut bahkan menutupi akses masuk sehingga menyulitkan alat berat untuk bekerja. Demikian disampaikan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan saat meninjau proyek normalisasi pengendalian banjir di Kali Jambe, Kecamatan Tambun Selatan.

"Berdasarkan laporan camat dan kepala desa, terdapat bangunan liar, problem yang dihadapi adalah tertutupnya akses sehingga alat berat tidak dapat masuk,"kata Dani. 

Padahal, normalisasi yang sedang dikerjakan guna mengurangi potensi bencana banjir. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD