AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
1475
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
1850
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
4410
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/10/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.01
0.34%
+1.75
IHSG
6658.77
0.38%
+25.43
LQ45
976.43
0.43%
+4.23
HSI
25409.75
0.31%
+78.75
N225
29025.46
1.66%
+474.56
NYSE
16871.74
2.17%
+358.54
Kurs
HKD/IDR 1,811
USD/IDR 14,105
Emas
798,829 / gram

Crane Rel Ganda Bogor-Sukabumi Terguling, Proyek Tetap Berlanjut

ECONOMICS
Putra Ramadhani/Kontri
Senin, 07 Juni 2021 21:33 WIB
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah menyebut pengerjaan proyek rel ganda Bogor-Sukabumi masih tetap berlanjut meski, sempat ada insiden crane terguling.
MNC Media

IDXChannel - Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat Erni Basri menyebut pengerjaan proyek rel ganda Bogor-Sukabumi masih tetap berlanjut meski, sempat ada insiden crane terguling di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

"Yang lain yang bisa kita kerjakan kita kerjakan, yang penggunakan crane karena nggak ada crane ya distop dulu," kata Erni di Balai Kota Bogor, Senin (7/6/2021).

Erni menambahkan, saat ini pihaknya tengah berupaya melakukan proses evakuasi terhadap crane yang terguling. Termasuk, menunggu crane pengganti yang rencananya akan didatangkan dari Jakarta.

"Crane pengganti kan kita harus ambil dari Jakarta. Bawa crane kan tidak semudah itu ya, jadi mudah-mudahan segera (datang), harusnya malam ini tapi nggak tahu, lihat situasi perjalanan," ungkapnya. 

Di sisi lain, tambah Erni, insiden tergulingnya crane kemungkinan terjadi karena faktor alam. Karena, diakuinya proyek rel ganda Bogor-Sukabumi banyak berada di lokasi yang berbukit dan labil.

"Kalau labil pasti karena hampir semua jalur kita kan berbukit ya, tetapi sudah kita lakukan pemadatan namun memang lagi lagi karena ada gerimis itu tadi bisa aja kan itu terjadi. Kelalaian tidak sengaja, itu artinya tidak ada yang kita sengaja," jelas Erni.

Namun, pihaknya masih menunggu hasil dari evaluasi konsultan pelaksana atas kejadian tersebut. Apabila memang ada kesalahan akan diberikan sanksi.

"Itu kan metode kerja, sanksinya itu ya dari PPK saya evaluasi kesalahannya seperti apa mungkin ya ada pergantian operator pergantian pekerja lalau bener bener dia salah ya harus diganti dongm karena kan itu juga undang-undang kerja operator crane itu kan ada ya peraturannya. Nah alhamdulillah operator kita ini bersertifikat pengalamannya bagus," tutupnya.

Sebelumnya, beredar video tergulingnya crane di proyek rel ganda Bogor-Sukabumi, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Minggu 6 Juni 2020. Dalam rekaman, terdengar suara keras dari arah crane yang sedang mengangkat bagian jembatan.

Perlahan, crane tersebut miring hingga akhirnya terguling dibarengi teriakan histeris warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD