AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

Curiga Ada Permainan Terselubung, DPRD Sumut: Kita Akan Panggil Manajemen Pertamina

ECONOMICS
Wahyudi Aulia Siregar
Kamis, 14 Oktober 2021 19:35 WIB
DPRD Sumut akan memanggil manajemen PT Pertamina Patra Niaga selaku operator distribusi BBM di Sumut.
Curiga Ada Permainan Terselubung, DPRD Sumut: Kita Akan Panggil Manajemen Pertamina (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - DPRD Sumatera Utara mencurigai adanya indikasi agenda terselubung Pertamina hingga terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara (Sumut). 

Untuk memastikan kecurigaan itu, DPRD Sumut akan memanggil manajemen PT Pertamina Patra Niaga selaku operator distribusi BBM di Sumut. 

"Iya segera kita panggil. Kita akan klarifikasi soal kelangkaan BBM ini. Kelangkaan ini jangan dibuat menjadi alasan untuk menaikkan harga BBM. Kita tidak mau itu terjadi," kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga, Kamis (14/10/2021). 

Ziera juga akan meminta Pertamina segera menangani kelangkaan BBM ini. Ia menegaskan tak ingin kelangkaan ini menghambat kegiatan perekonomian masyarakat yang perlahan bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19. 

"Segera, harus segera diselesaikan. Jangan lagi ada hambatan bagi masyarakat untuk memulihkan perekonomian mereka," pungkasnya. 

Sementara itu hingga petang ini, sejumlah SPBU di Medan masih kekosongan stok BBM. Kekosongan juga mulai melebar hingga ke wilayah Deliserdang, Serdang Bedagai dan Binjai. Sejumlah SPBU juga terlihat kehabisan seluruh stok mereka. Mulai dari Pertalite, Solar hingga Pertamax secara bersamaan.

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD