“Jadi, banyak yang bilang nanti Himbara akan terdampak. Nggak ada hubungannya, karena Himbara memegang jaminan itu lho. Jadi, jangan nanti digoreng-goreng ini berbahaya, Himbara akan default, ya nggak mungkin, orang kita dijamin,” tegas Dony.
Dony menambahkan bahwa sebagai pelaksana program pemerintah, Himbara memiliki kepastian klaim apabila terjadi kendala pemulihan pinjaman di tingkat operasional.
“Waktu kita memberikan kredit, ya, itu memang kredit itu dijamin oleh Menteri Keuangan. Jadi, tidak Jadi, ya, kami tinggal eksekusi jaminannya, kan,” paparnya.
Dony juga mengimbau agar publik melihat kebijakan ini secara utuh dan tidak memperkeruh persepsi publik terkait stabilitas bank-bank BUMN.
“Jadi, buat Himbara, supaya teman-teman yang di luar juga memahami, tidak ada resikonya buat Himbara, karena Himbara memegang jaminan tertulis bahwa itu ditanggung ya. Jadi, harus clear. Bahwa ini kan program pemerintah, jadi tidak perlu kita dikotomi-dikotomi. Ini perlu juga disampaikan, tapi jangan dipotong-potong,” pungkas Dony.