sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Danantara Terima Laporan Keuangan BUMN 2025, Krakatau Steel hingga Kimia Farma Tak Lagi Rugi

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
02/07/2026 14:42 WIB
Sejumlah perusahaan juga berhasil mencetak laba setelah merugi sebelumnya.
Danantara Terima Laporan Keuangan BUMN 2025, Krakatau Steel hingga Kimia Farma Tak Lagi Rugi. Foto: iNews Media Group.
Danantara Terima Laporan Keuangan BUMN 2025, Krakatau Steel hingga Kimia Farma Tak Lagi Rugi. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mengumumkan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada dalam ekosistemnya telah menyelesaikan penyusunan laporan keuangan Tahun Buku 2025. 

Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengatakan setelah seluruh laporan individual rampung, Danantara kini melanjutkan proses penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang masih menunggu penyelesaian tahapan audit.

"Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih berada dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit yang berlaku dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).

Rohan menyebut sejumlah capaian kinerja BUMN selama periode April 2025 hingga April 2026 di mana beberapa perusahaan pelat merah mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan. Bahkan, sejumlah perusahaan juga berhasil mencetak laba setelah merugi sebelumnya.

BUMN yang berhasil mencetak laba signifikan, misalnya, Pertamina membukukan laba Rp24,9 triliun atau naik 80 persen, Pupuk Indonesia dengan laba Rp4,8 triliun atau melonjak 202 persen, serta Pelindo yang mencatat kenaikan laba sebesar 169 persen menjadi Rp1,5 triliun. 

Sementara itu, BRI berhasil mencetak laba Rp21,2 triliun atau naik Rp2,8 triliun. Bank Mandiri juga mengalami peningkatan laba menjadi Rp21,3 triliun, BNI berhasil mencetak laba Rp7,2 triliun per April 2026.

Danantara juga menyoroti keberhasilan sejumlah BUMN melakukan pembalikan kinerja (turnaround). Krakatau Steel berhasil membukukan laba Rp635 miliar setelah sebelumnya merugi Rp981 miliar. Kimia Farma juga berbalik mencetak laba Rp108 miliar dari sebelumnya rugi Rp160 miliar, sedangkan Semen Indonesia membukukan laba Rp106 miliar setelah sebelumnya mengalami kerugian Rp66 miliar. Menurut Danantara, perbaikan tersebut ditopang restrukturisasi, transformasi bisnis, serta dukungan Danantara Asset Management (DAM).

Selain melaporkan peningkatan kinerja BUMN, Danantara mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah proyek strategis yang didanai dari dividen BUMN yang diterima pada 2025. Investasi tersebut mencakup pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah serta proyek Waste-to-Energy (WTE) yang ditujukan untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau. 

Danantara menegaskan seluruh investasi dijalankan dengan mengedepankan tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat. Sementara itu, laporan keuangan konsolidasian Danantara akan diumumkan setelah seluruh proses audit selesai sesuai regulasi yang berlaku.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement