sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Defisit APBN 2025 Melebar ke 2,92 Persen, Purbaya: Demi Jaga Ekspansi Ekonomi

Economics editor Anggie Ariesta
08/01/2026 15:01 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan laporan realisasi sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025.
Defisit APBN 2025 Melebar ke 2,92 Persen, Purbaya: Demi Jaga Ekspansi Ekonomi. Foto: iNews Media Group.
Defisit APBN 2025 Melebar ke 2,92 Persen, Purbaya: Demi Jaga Ekspansi Ekonomi. Foto: iNews Media Group.

Di sisi lain, belanja negara terealisasi sebesar Rp3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari pagu. Menkeu menyoroti tingginya realisasi belanja kementerian/lembaga (K/L) yang mencapai 129,3 persen dari target.

Rinciannya, Belanja Pemerintah Pusat tembus Rp2.602,3 triliun atau 96,3 persen dari target, Belanja K/L sebesar Rp1.500,4 triliun atau 129,3 persen dari target, Belanja Non-K/L mencapai Rp1.102,0 triliun atau 71,5 persen dari target dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp849,0 triliun atau 92,3 persen dari target.

Secara nominal, defisit anggaran membengkak menjadi Rp695,1 triliun. Purbaya menyebutkan bahwa selisih ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan ekonomi tetap tumbuh berkesinambungan.

Dengan demikian, Purbaya optimistis fondasi ekonomi yang dijaga melalui stimulus tahun 2025 akan memperkuat momentum di tahun 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,4 persen dan berupaya menekan defisit ke level yang lebih rendah seiring dengan perbaikan penerimaan negara.

"Lalu saya yakin nanti tahun 2026 dengan membaiknya fondasi perekonomian dan menguatnya momentum pertumbuhan ekonomi ke depan, harusnya sih defisit bisa ditekan ke level yang lebih rendah," kata dia.


(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement