Suahasil menegaskan pemerintah tidak akan secara reaktif memangkas belanja ketika menghadapi guncangan, termasuk kenaikan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP).
Evaluasi pengeluaran, kata dia, terus berjalan di seluruh pos belanja negara.
Dividen Danantara Tak Masuk APBN
Di luar efisiensi belanja, perubahan penting lainnya terletak pada tidak dimasukkannya dividen Danantara ke dalam APBN 2026 maupun rancangan APBN 2027.
Artinya, rencana transfer dividen Rp120 triliun yang sebelumnya diumumkan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak menjadi bagian dari penerimaan dalam kedua anggaran tersebut.
Meski demikian, Suahasil belum secara formal menyatakan rencana transfer tersebut dibatalkan.
Dia menekankan bahwa kontribusi Danantara kepada negara juga dapat berasal dari pelaksanaan proyek, sementara laba yang ditahan bisa digunakan kembali untuk investasi.