AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Depan Pangeran Charles, Airlangga: Keanekaragaman Hayati, Aset Masa Kini & Masa Depan

ECONOMICS
Yulistyo Pratomo
Jum'at, 09 April 2021 10:24 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan Keynote Speech pada Dasgupta Review on the Economics of Biodiversity/
Depan Pangeran Charles, Airlangga: Keanekaragaman Hayati, Aset Masa Kini & Masa Depan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan Keynote Speech pada Dasgupta Review on the Economics of Biodiversity yang diselenggarakan secara virtual oleh Kedutaan Besar Inggris di Indonesia pada Kamis (8/4/2021). 

Webinar ini juga dihadiri oleh Pangeran Charles, Putra Mahkota Kerajaan Inggris dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia (RI) dan Timor Leste, Owen Jenkins. Dalam webinar ini, Airlangga kembali menegaskan komitmen Indonesia terkait pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable development.

“Indonesia senantiasa berkomitmen melindungi eksistensi keanekaragaman hayati yang ada di Nusantara, tanah Indonesia sebagai aset di masa kini dan masa depan.”

Di tengah pandemi Covid-19, lanjut Airlangga, transformasi yang dilakukan, termasuk di sektor pendidikan, keuangan, pengaturan pembangunan perlu mempunyai kapasitas institusi yang mampu menjawab tantangan pembangunan yang berkesinambungan.

"Kehidupan masyarakat akan selalu tergantung dari keberlanjutan aset yang bernilai tinggi yakni sumber daya alam. Penting untuk menjaga keseimbangan agar kebutuhan sumber daya alam tidak melampaui ketersediaan pasokan sumbernya, sehingga tidak terjadi degradasi lingkungan."

Indonesia merupakan bagian dari warga dunia (global citizen) yang harus terlibat aktif dalam
menjaga pelestarian lingkungan. Transformasi ekonomi harus terus dilakukan tanpa membahayakan bumi, sumber daya alam dan juga keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya. 

Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), Paris Agreement, dan akan melanjutkan Post-2020 Biodiversity Framework.

Sejak ditunjuk menjadi Co-Chairs of the UN High-Level Panel of Eminent Persons on Post-2015 Development Agenda, Indonesia melanjutkan kepemimpinan dan kontribusinya dengan memformulasikan konsep baru untuk pembangunan dunia.

Pada level nasional, Pemerintah memproduksi peta jalan untuk mengurangi kemiskinan, melindungi keanekaragaman hayati,menghentikan pengaruh dari perubahan iklim. dan melanjutkan aktivitas pembangunan yang berkelanjutan.

“Caranya dengan menyusun Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP). Peran Indonesia sebagai ‘paru-paru dunia’, juga berkontribusi terhadap usaha untuk Post-2020 Biodiversity Framework, dan juga didorong untuk menggunakan area konservasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan, seperti ecotourism dan pengembangan tanaman obat dan bahan-bahan generik lainnya,” ujar Menko Airlangga.

Selain itu, Pemerintah Indonesia juga menunjukkan komitmennya dengan melakukan reformasi struktural melalui UU Cipta Kerja, untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan isu-isu lingkungan dan kehutanan.

Pemerintah berharap akan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan, yakni dengan tetap mempertimbangkan keseimbangan antara lingkungan dan dinamika sosial budaya yang ada.

UU Cipta Kerja menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mengutamakan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dengan tetap memberikan perlindungan terhadap hutan dan lingkungan dalam melakukan pembangunan yang berkelanjutan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD