AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Menko Airlangga: Industri Sawit Ciptakan 16 Juta Lapangan Kerja

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Rabu, 07 April 2021 19:14 WIB
Harga CPO di periode April 2021 angkanya cukup tinggi yaitu USD1.093,83/ton.
Harga CPO di periode April 2021 angkanya cukup tinggi yaitu USD1.093,83/ton. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah mengklaim industri kelapa sawit memberikan kontribusi besar bagi ekonomi Indonesia. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan kelapa sawit memiliki peran strategis di Indonesia. Sebagai penghasil sawit terbesar di dunia, industri tersebut memberikan pekerjaan yang layak bagi 16 juta warga di Tanah Air.

"Kelapa sawit memberikan peran strategis bagi ekonomi Indonesia sebagai penciptaan lapangan kerja sebanyak 16 juta dimana Indonesia penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia," ujar Airlangga dalam video virtual, Rabu (7/4/2021). 

Lanjutnya, kondisi pandemi Covid-19 produk-produk kelapa sawit juga tetap menunjukkan angka yang baik sekitar USD22,97 miliar atau tumbuh 13,6% dari tahun 2019.

Tren positif ini pun trus berlanjut di 2021. Di mana harga referensi dari Kementerian Perdagangan, CPO di periode April 2021 angkanya cukup tinggi yaitu USD1.093,83/ton. Dengan demikian bea keluar yang diterapkan sebesar USD116/ton.

"Dan ini tentu berdampak positif terhadap penerimaan negara serta meningkatkan kesejahteraan perkebunan kelapa sawit yang dalam bentuk harga tandan buah segar," jelasnya.

Dia menambahkan, Indusri kelapa sawit dibangun dan dipriotaskan dalam berbagai aspek mulai dari sosial dan ekonomi. Pasamya, Indonesia berkomitmen untuk pembangunan berkelanjutan pada tahun 2020-2024.

"Pembangunan industri kelapa sawit memberikan dampak yang berkelanjutan di Indonesia. Pemnafaatan industri kelapa sawit di berbagai sektor hulu dan hilir," tandasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD