Sebagai informasi, desil merupakan pengelompokan pemeringkatan tingkat kesejahteraan keluarga dari desil 1 (terendah) hingga desil 10 (tertinggi).
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengonfirmasi indikator desil berfungsi sebagai ukuran posisi relatif komparatif, dan bukan indikator absolut nominal pendapatan atau kekayaan suatu keluarga.
“Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” ujar Amalia lewat keterangan tertulis.
(NIA DEVIYANA)