AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Dibeli Seharga Rp243 Miliar, Dua Kapal TNI yang Rusak Berat Akan Dilelang

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Jum'at, 28 Januari 2022 19:33 WIB
Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bakal melelang dua kapal Tentara Nasional Indonesia.
Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)  bakal melelang dua kapal Tentara Nasional Indonesia. (Foto: MNC Media)
Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bakal melelang dua kapal Tentara Nasional Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)  bakal melelang dua kapal Tentara Nasional Indonesia milik Angkatan Laut (TNI AL). Kondisi barang tersebut sudah rusak berat dan dinilai tidak efisien jika diperbaiki.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan kapal yang akan dilelang yaitu eks KRI Teluk Mandar-514 dan KRI Teluk Penyu-513 yang dibeli pada tahun 1979. Dua kapal saat itu dibeli senilai Rp 243 miliar.

"Kedua kapal sudah dalam kondisi rusak berat, tidak aman dan tidak efisien sehingga penghapusan 2 kapal KRI tidak mengganggu tugas TNI AL. Sesuai UU 1/2004 dan Pasal 55 ayat (1) PP 27/2014 jo PP 28/2020 maka pemindahtanganan/penjualan memerlukan persetujuan DPR," kata Sri Mulyani dalam unggahannya di Instagram, Jumat (28/1/2022).

Senada yang sama,  Direktur Barang Milik Negara DJKN Kemenkeu, Encep Sudarwan mengatakan lelang ini sudah disetujui oleh Dewa  Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kemarin kan sudah di rapat DPR sudah disetujui, sekadar pengetahuan kalau di atas 100 miliar itu harus persetujuan DPR. 100 miliar itu nilai perolehannya ya. Jadi contoh, kenapa ini dilelang, ya kapal itu kan sebenarnya sudah rusak. Dulu perolehannya di atas 100 miliar, jadi kalau mau dihapuskan melalui lelang harus izin DPR," katanya

Dia menambahkan akan mengatur jadwal lelang dua kapal TNI tersebut. Adapun, hasil lelang ini akan masuk dalam kas negara. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD