AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Disambut Pasukan Kera, Sandiaga Uno: Desa Cikakak Berpotensi Wisata Kelas Dunia

ECONOMICS
Indah/IDX Channel
Kamis, 14 Oktober 2021 06:52 WIB
Sambangi Desa wisata Cikakak di Banyumas, Sandiaga Uno ungkap keunikan dan potensinya menjadi wisata kelas dunia.
Disambut Pasukan Kera, Sandiaga Uno: Desa Cikakak Berpotensi Wisata Kelas Dunia (Dok.Ist)
Disambut Pasukan Kera, Sandiaga Uno: Desa Cikakak Berpotensi Wisata Kelas Dunia (Dok.Ist)

IDXChannel - Tak terhitung jumlahnya ratusan kera menyambut kedatangan rombongan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno ketika menyambangi Desa Cikakak pada Rabu (13/10/2021).

Berbekal sesisir pisang dan roti, dirinya membagikan makanan tersebut kepada beberapa ekor kera yang mendekat.

Kehadirna kera di Desa yang terletak di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah itu memang bukan hal yang baru.

Mereka hidup di pegunungan Cikakak yang berada di sisi permukiman warga.

Fenomena tersebut menurutnya sangat unik, sehingga tak salah Desa Cikakak terpilih menjadi 50 desa terbaik se-Indonesia versi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Desa Cikakak pun dinilainya setara dengan Desa Sangeh yang terdapat di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.

Desa Sangeh memiliki kawasan objek wisata hutan pala yang dihuni ratusan ekor kera liar sebagai penghuninya. 

"Jadi kalau ada Desa Sangeh di Bali, ini juga ada fenomena yang sama. Desa Cikakak miliki potensi wisata berkelas dunia," imbuhnya.

Tak hanya keharmonisan antara masyarakat dengan ratusan kera, sejumlah kearifan lokal pun dilestarikan warga Desa Cikakak.

Di antaranya aneka kuliner khas serta batik asli Cikakak.

Batik yang dibuat oleh salah satu ibu bernama Yuni menurutnya memiliki motif yang berbeda dibandingkan dengan batik dari daerah lainnya.

Keragaman tersebut menurutnya menjadi keunggulan dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja di tengah pandemi Covid-19.

"Batik Bu Yuni saya titip sekali, karena motif batik Cikaka ini menjadi jauh lebih dikenal. Sehingga dapat menjadi souvenir untuk membuka lapangan usaha dan lapangan kerja bagi ibu-ibu," ungkap Sandiaga Uno.

"Jadi kita harapkan dari yang sudah dikirimkan ini dan bertingkat dan berkelanjutan. Dan pada suatu saat nanti di Jakarta, New York atau di Hong Kong kita semua pake batik dari Cikakak," tutupnya dibalas Amminn oleh warga. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD