AALI
9725
ABBA
290
ABDA
5825
ABMM
1365
ACES
1250
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3490
ADHI
815
ADMF
7575
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1435
AGRO
1280
AGRO-R
0
AGRS
150
AHAP
67
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
705
AKSI
660
ALDO
1370
ALKA
294
ALMI
284
ALTO
252
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.83
-0.29%
-1.45
IHSG
6595.11
-0.09%
-5.71
LQ45
944.49
-0.25%
-2.37
HSI
23601.98
-2.83%
-687.92
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
838,337 / gram

DKI PPKM Level 2, Pengunjung Ragunan Dibatasi 25 Persen

ECONOMICS
Widya Michella
Sabtu, 15 Januari 2022 15:02 WIB
Pemerintah DKI Jakarta menaikan status PPKM menjadi level 2. Hal ini membuat kuota pengunjung Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta dibatasi maksimal 25 persen.
DKI PPKM Level 2, Pengunjung Ragunan Dibatasi 25 Persen (FOTO: MNC Media)
DKI PPKM Level 2, Pengunjung Ragunan Dibatasi 25 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah DKI Jakarta menaikan status PPKM menjadi level 2. Hal ini membuat kuota pengunjung Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta dibatasi maksimal 25 persen.

"Jadi kaitannya pada penurunan level jadi level 2 sekarang dan pengunjung hanya diijinkan sebanyak 25 persen. Tadinya 50 persen sekarang di turunin menjadi 25 atau setara dengan maksimal 15.000 orang,"kata Bambang saat dihubungi,(15/1/2022)

Walaupun begitu pada penerapan PPKM level 2, di minggu lalu, pengunjung ragunan tertinggi hanya mencapai 10 ribu orang. Kemudian dalam rangka PPKM level 2, pihak ragunan, kata Bambang tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes)  secara maksimal dan memantau agar meninggalkan area ragunan tepat pukul 14.30 WIB. 

"Dengan adanya pengetatan ini kita percepat waktu pengunjung keluar areal on time jam 14.30 WIB. Kemudian dibantu juga kendaraan operasional untuk membantu pengunjung keluar agar cepat kosong arealnya dan tidak boleh berlama-lama disini,"ucapnya.

Bambang mengaku tidak mempermasalahkan adanya PPKM level 2. Sebab, hal ini bertujuan guna menghindari kerumunan di berbagai ruang publik.

"Dengan adanya PPKM level 2 ini tidak masalah karena untuk kebaikan semua pengunjung dan juga internal manajemen kami. Kita masih bersyukur boleh buka di beberapa tempat lain mungkin sudah tidak boleh dibuka karena sudah kawatirkan omicron ini,"ujarnya.

Oleh karena itu, pihak ragunan tetap konsisten melakukan Prokes yang berlaku mulai dari sistem pendaftaran secara online, pengunjung dipastikan sudah vaksin, serta peraturan ganjil genap untuk kendaraan roda empat.

"Kami masih diberikan kesempatan untuk buka ini kami syukuri dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan secara konsisten agar pengunjung dan kita semua terhindar dari virus covid ini," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD