AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan, Pemerintah Berikan Berbagai Insentif 

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Senin, 22 November 2021 12:06 WIB
Kementerian Perhubungan mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik yang diklaim lebih ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon.
Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan, Pemerintah Berikan Berbagai Insentif 
Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan, Pemerintah Berikan Berbagai Insentif 

IDXChannel - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik yang diklaim lebih ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon.

Dirjen perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menyebutkan dalam mendorong penggunaan listrik Pemerintah terus memberikan sejumlah dukungan insentif berupa pajak. 

“Bahwa kenapa pemerintah mendorong percepatan kendaraan listrik. Sebenarnya saat ini beberapa negara sedang memperbaiki climate change yang kita lakukan semacam mitigasi oleh semua negara. Jadi tidak hanya satu atau dua negara saja hampir semua negara harus melakukan perbaikan atau memperbaiki  permasalahan sehingga polusi udara bisa lebih baik ditekan,” kata Dirjen hubdat Kemenhub Budi Setiyadi dalam program Market Review IDX Channel, Senin (22/11/2021). 

Dalam rangka melakukan perbaikan masalah atas Green emisi dengan sektor perhubungan, pemerintah mendorong melakukan perubahan kendaraan ke dalam kendaraan listrik.

“Dengan listrik tidak memberikan polusi untuk udara kita, kemudian zero emisi kita dorong. Komitmen pemerintah didukung dengan adanya perpres no 55 tahun 2019 dimana menyangkut percepatan dan penggunaannya,” ujarnya.

Budi Setiyadi menyebutkan berbagai amanat dari kementerian hingga lembaga untuk merealisasikan dari perpres yang diturunkan oleh presiden.

“Yang dilakukan oleh Kemenhub adalah membuat peraturan menteri (permen) terkait konversi kendaraan commision engine ke kendaraan listrik, jadi kita sudah menyelesaikan kendaraan yang dengan mesin bakar saat ini (bensin) dan saat ini dikonversi ke listrik dan saat ini sudah dapat didaftarkan sehingga legal,” paparnya. 

Dengan demikian ada sekitar 4 bengkel konversi di Indonesia yang sudah berdiri dan siap menjadi mitra pemerintah untuk melakukan konversi ke listrik.

“Bahwa dengan perpres ini juga kami pemerintah banyak memberikan insentif berupa fiskal maupun nonfiskal misal kendaraan listrik bebas ganjil genap, ada subsidi dan juga diskon hang sudah kita rasakan pajak kendaraan yang jauh lebih murah dibanding negara lain. Bagaimana saat ini pak Menhub menyampaikan percepatan penggunaan dari kendaraan roda dua maupun roda empat,” pungkasnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD