AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

Dua Lahan Pelindo Tak Terurus, Erick Sebut Bisa Jadi Wisata Air

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Selasa, 25 Januari 2022 14:53 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan terdapat dua hektare lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang terbengkalai di Kepulauan Riau.
Dua Lahan Pelindo Tak Terurus, Erick Sebut Bisa Jadi Wisata Air. (Foto Ilustrasi: MNC Media)
Dua Lahan Pelindo Tak Terurus, Erick Sebut Bisa Jadi Wisata Air. (Foto Ilustrasi: MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan terdapat dua hektare lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang terbengkalai di Kepulauan Riau. Namun, dia justru melihat ada potensi ekonomi jika diubah menjadi lokasi wisata air.

Erick melihat lahan milik Holding BUMN Kepelabuhan itu justru bisa disulap menjadi wisata air layaknya di festival Songkran di Thailand. Perkara terbengkalainya lahan pelindo lantaran adanya pembangunan jembatan. 

"Di Riau kita melihat potensi ada tanah Pelindo seluas 2 hektar yang terbengkalai karena ada pembangunan jembatan yang akhirnya kapal tidak bisa masuk ke pelabuhan Pelindo itu. Nah, ini potensi wisata air yang luar biasa di Riau yang kulturnya banyak kultur air, seperti songkran festival air yang ada di thailand ataupun seperti perlombaan perahu naga," ujar Erick saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (25/1/2022). 

Erick memperkirakan biaya konstruksi atau nilai investasi yang digelontorkan pemerintah untuk pembangunan wisata air di lahan Pelindo juga tidak terlalu mahal. 

"Nah karena ini terbengkalai kita lihat ini jadi potensi yang luar biasa untuk wisata air dan disitu kita akan bangun dengan nilai-nilai yang tidak mahal, dan tidak perlu punya investasi yang mahal," tutur dia. 

Secara agregat, Erick mencatat Pulau Sumatera memiliki begitu banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. Hal itu pun didukung oleh potensi konektivitas seperti Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). 

"Contoh Bakauheni dengan tembusnya jalan tol dari Sumatera Selatan ke Lampung, ada peningkatan trafik sampai 40 persen," ujar dia. 

Artinya, lanjut Erick, terdapat 20 juta penumpang dari Bakauheni ke Merak yang selama ini hanya menyebrang saja. Erick mendorong holding BUMN pariwisata dan pendukung atau InJourney dapat melihat potensi tersebut.

Menurutnya, kehadiran destinasi wisata di Bakauheni dan sekitarnya akan sangat menarik bagi wisatawan nusantara, baik dari Pulau Jawa dan Sumatera.

"Kalau di Bakauheni dibangun seperti Jatim Park akan ada potensi luar biasa untuk masyarakat Sumatera, pariwisata lokal bisa ditingkatkan," kata Erick. 

Erick ingin InJourney mengintegrasikan sejumlah destinasi wisata di Pulau Sumatera menjadi satu paket wisata bagi para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

"Potensi tersebar dari Lampung, Sumbar, Riau, sampai Toba, supaya kalau orang pergi ke Sumatera bisa melihat potensi paling tidak 5 hari sampai 6 hari di Sumatera dengan koneksikan titik-titik destinasi di Sumatera," katanya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD