AALI
9925
ABBA
296
ABDA
6725
ABMM
1405
ACES
1350
ACST
200
ACST-R
0
ADES
3710
ADHI
865
ADMF
7600
ADMG
195
ADRO
2290
AGAR
354
AGII
1480
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
71
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
178
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1135
AKRA
815
AKSI
740
ALDO
1405
ALKA
358
ALMI
296
ALTO
224
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.46
-0.25%
-1.28
IHSG
6667.03
-0.39%
-26.37
LQ45
950.27
-0.28%
-2.68
HSI
24196.26
-0.77%
-187.06
N225
28318.54
0.69%
+194.26
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
836,242 / gram

Dua LRT Tabrakan, Dirut INKA Minta Maaf ke Erick Thohir hingga Budi Karya Sumadi

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Senin, 25 Oktober 2021 18:30 WIB
Dirut PT INKA Budi Noviantoro menyampaikan permohonan maaf kepada Kementerian BUMN hingga Kementerian Perhubungan atas tabrakan dua LRT.
Dua LRT Tabrakan, Dirut INKA Minta Maaf ke Erick Thohir hingga Budi Karya Sumadi (Dok.MNC Media)
Dua LRT Tabrakan, Dirut INKA Minta Maaf ke Erick Thohir hingga Budi Karya Sumadi (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro menyampaikan permohonan maaf kepada Kementerian BUMN hingga Kementerian Perhubungan atas insiden kecelakaan tabrakan dua kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. 

"Saya atas nama Dirut dan direksi PT INKA memohon maaf kepada semua pihak baik Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Menko Marves, KAI, LTR Jabodetabek, dan teman-teman yang lain lain," ujar Budi, dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Dia mencatat, kecelakaan tabrakan tersebut terjadi antara rangkaian atau trainset kereta nomor 20 dan nomor 29 di stasiun Cibubur. 

"Maka trainset 29 yang posisi kemarin atau masih di tengah-tengah, karena rangkaian inikan tersebar di antara stasiun, jadi trainset 29 itu posisi di tengah-tengah terus diambil satu per satu, kebetulan cek ke-20 itu, pada saat trainset 29 dari Ciracas mau bergabung ke arah Gajah Mukti terjadi tumburan," ungkapnya. 

Saat ini proses investigasi terus dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Hasil awalnya, terdapat human error akibat masinis pada saat melakukan langsiran dengan kecepatan melebihi target.

"Indikasi awalnya ya, masinis pada saat langsiran yang begitu cepat. karena ini masih dalam proses pengujian yang memang sekarang hampir selesai sebetulnya," ungkapnya.

Inka pun berencana akan akan membawa dua kereta yang mengalami kecelakaan di Madiun untuk perbaikan.


(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD