Karenanya, ketersediaan baja profil hot rolled dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam perencanaan pengadaan material, karena dapat membantu mengurangi waktu tunggu dan menjaga proses konstruksi tetap berjalan sesuai jadwal.
"Ketepatan waktu penyelesaian proyek pada akhirnya dapat memungkinkan bangunan atau fasilitas mulai digunakan lebih cepat, sehingga manfaat dari investasi dapat lebih cepat dirasakan," ujar Tony.
Sedangkan faktor kedua, adalah bahwa jaminan ketersediaan produk tersebut harus juga diikuti dengan adanya kepastian terkait ukuran, grade, standar, hingga dokumen produk, di mana ketepatan spesifikasi merupakan salah satu aspek penting, dan jadi perhatian utama dalam proses produksi.
Sementara, faktor ketiga yang menjadi salah satu kebutuhan utama dalam proyek infrastruktur, tentu adalah kualitas dari produk itu sendiri yang harus bisa diandalkan, sehingga bangunan infrastruktur yang dihasilkan juga berkualitas dan sesuai harapan.
Dalam hal ini, Garuda Steel Yamato sendiri merupakan produsen baja berstatus perusahaan patungan (joint venture/JV) antara investor Jepang, Thailand dan Indonesia tersebut, yang berfokus pada produk baja profil canai panas (hot rolled).