IDXChannel - Ekonomi Filipina hanya tumbuh 2,3 persen year-on-year pada kuartal II-2026, melambat lebih lanjut karena investasi yang lemah dan harga yang tinggi membebani aktivitas ekonomi.
Angka terbaru ini lebih rendah dari pertumbuhan 2,8 persen yang tercatat pada kuartal I-2026 dan ekspansi 5,4 persen pada kuartal II-2025.
Dilansir dari Rappler pada Jumat (7/8/2026), hal ini membuat pertumbuhan ekonomi pada semester pertama 2026 hanya mencapai 2,6 persen.
Ekspansi 2,3 persen pada kuartal lalu merupakan yang terlemah pasca pandemi, dan terendah sejak kuartal II-2009 jika tidak mencakup masa pandemi.
Pemerintah telah memangkas kisaran target pertumbuhan menjadi 3,5 persen hingga 4,5 persen untuk sepanjang tahun, di tengah investasi yang lebih lemah, inflasi yang tinggi, dan ketidakpastian domestik dan eksternal.