Sejumlah jenis hasil produksinya, di antaranya, meliputi jenis baja H Beam, baja IWF atau WF, Channel atau UNP, serta Equal Angle yang dikenal sebagai baja siku.
Berbagai profil tersebut digunakan untuk kebutuhan konstruksi gedung, konstruksi gudang, konstruksi jembatan, fasilitas industri, hingga struktur pendukung lainnya berdasarkan hasil perencanaan teknis.
"Proyek-proyek yang ada, terutama dengan kebutuhan besar, pasti membutuhkan kepastian spesifikasi, volume dan jadwal pengiriman sejak awal, termasuk mempertimbangkan opsi beli baja langsung dari pabrik, maupun melalui distributor atau pemasok yang memiliki stok lokal. Ini semua perlu jadi perhatian," ujar Tony.
(taufan sukma)