sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Airlangga Sebut Semua Mesin Pertumbuhan Bergerak

Economics editor Anggie Ariesta
05/02/2026 17:45 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan respons positif terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11 persen secara yoy.
Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Airlangga Sebut Semua Mesin Pertumbuhan Bergerak. (Foto Anggie/IMG)
Ekonomi 2025 Tumbuh 5,11 Persen, Airlangga Sebut Semua Mesin Pertumbuhan Bergerak. (Foto Anggie/IMG)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan respons positif terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11 persen secara year-on-year (yoy) sepanjang 2025.

Airlangga menilai performa kuat pada kuartal IV-2025 yang menyentuh 5,39 persen menjadi bukt paket stimulus pemerintah telah bekerja efektif di lapangan.

Menurut dia, terjaganya daya beli masyarakat yang tercermin dari kenaikan konsumsi rumah tangga tidak lepas dari intervensi fiskal yang digelontorkan pemerintah melalui berbagai bantuan sosial.

"Saya pikir itu sesuai dengan program pemerintah, di mana pemerintah menggelontorkan fiskal ya bantuan sosial dan terlihat konsumsi juga meningkat," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Airlangga menyoroti capaian di penghujung 2025 merupakan hasil dari bergeraknya seluruh mesin pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi pengeluaran maupun sektoral. Dia mencatat sejumlah sektor krusial berhasil tumbuh melampaui angka pertumbuhan nasional.

"Dan juga beberapa sektor seperti sektor industri perdagangan pertanian itu baik, jadi konsumsi terdorong, sektor riil baik tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi, dan kemudian tentunya distribusi daripada anggaran juga baik. Jadi engine-nya semua bergerak," kata dia.

Meski secara akumulatif angka 5,11 persen masih berada di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen, Airlangga menggarisbawahi kemajuan signifikan yang terjadi di kuartal IV-2025.

Menurutnya, capaian 5,39 persen di periode terakhir tersebut sudah sangat mendekati ekspektasi, namun angka tahunan tertahan akibat performa yang kurang optimal pada awal tahun.

"Ya kita sudah lihat yang kita dorong di kuartal IV-2025 target 5,4 (persen), dicapainya 5,39 (persen), dan memang kalau pertumbuhan 5,11 (persen) karena di Januarinya terlalu rendah," kata Airlangga.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement