AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44% di Kuartal II 2022

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 05 Agustus 2022 09:36 WIB
BPS melaporkan ekonomi Indonesia di triwulan II 2022 tumbuh 3,72% dibandingkan triwulan sebelumnya (qtq) dan tumbuh 5,44% dibandingkan triwulan II 2021 (yoy). 
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44% di Kuartal II 2022. (Foto: MNC Media)
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44% di Kuartal II 2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebut ekonomi Indonesia tengah tumbuh impresif. Ekonomi Indonesia di triwulan II 2022 tumbuh 3,72% dibandingkan triwulan sebelumnya (qtq) dan tumbuh 5,44% dibandingkan triwulan II 2021 (yoy). 

"Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II 2022 mencapai Rp4.919,9 triliun, dan atas dasar harga konstan mencapai Rp2.923,7 triliun," ujar Margo dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Jumat(5/8/2022).

Secara qtq, pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan II 2022 sejalan dengan pola pertumbuhan triwulanan, yaitu triwulan II selalu tumbuh positif dan lebih tinggi dari triwulan I. 

"Secara yoy, kinerja ekonomi triwulan II 2022 sudah lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Hal ini menandakan pemulihan ekonomi yang berlangsung sejak triwulan II 2021 terus berlanjut dan semakin menguat," ungkap Margo.

Dia melaporkan, seluruh lapangan usaha tumbuh, kecuali administrasi pemerintahan dan jasa pendidikan yang mengalami kontraksi, masing-masing terkontraksi 1,73% dan 1,15% secara yoy. 

Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi secara yoy adalah transportasi dan pergudangan (21,27%)  serta akomodasi dan makan minum (9,76%) yang didorong oleh pelonggaran syarat perjalanan dan momen hari raya Idul Fitri. 

"Seluruh leading sector tumbuh, yaitu industri 4,01% yoy, pertambangan 4,01% yoy, pertanian 1,37% yoy, perdagangan 4,42% yoy, dan konstruksi 1,02% yoy. Ini melanjutkan tren pemulihan dan tumbuh secara moderat," ujar Margo.

(FRI)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD