AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,75 Persen di Triwulan II-2022

ECONOMICS
Lukman Hakim
Sabtu, 06 Agustus 2022 12:24 WIB
Ekonomi Jawa Timur (Jatim) mengalami pertumbuhan sebesar 5,74 persen pada triwulan II-2022, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,75 Persen di Triwulan II-2022. (Foto: MNC Media)
Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,75 Persen di Triwulan II-2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ekonomi Jawa Timur (Jatim) mengalami pertumbuhan sebesar 5,74 persen pada triwulan II-2022, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

Delapan lapangan usaha juga tertcatat mengalami pertumbuhan positif kecuali Pertambangan dan Penggalian. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 22,21 persen.

"Kemudian, lapangan usaha Jasa Lainnya sebesar 13,07 persen, dan Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 9,58 persen," kata Ketua Tim Neraca Regional Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Debora Sulistya Rini, dalam rilisnya Jumat (5/8/2022). 

Struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim masih didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 30,31 persen. Diikuti oleh Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 18,42 persen, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 11,95 persen, dan Konstruksi sebesar 8,61 persen. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Jatim mencapai 69,29 persen.

"Perekonomian Jatim triwulan II-2022 yang diukur berdasarkan PDRB  atas dasar harga berlaku mencapai Rp677,52 triliun. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp438,03 triliun," imbuh Debora. 

Jika diukur secara semester, ekonomi Jatim pada semester I-2022 dibanding semester I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,49 persen. Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha kecuali Pertambangan dan Penggalian, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib serta Jasa Pendidikan. 

Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 20,52 persen. Kemudian, lapangan usaha Jasa Lainnya sebesar 9,20 persen, dan Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 8,43 persen. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD