IDXChannel - Tingkat pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada kuartal II-2026 melampaui ekspektasi secara signfikan.
Secara year-on-year, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 3,7 persen, melampaui perkiraan bank sentral sebesar 3,0 persen.
Secara quarter-to-quarter, ekonomi tumbuh 0,6 persen, lebih tinggi dari estimasi resmi sebesar 0,2 persen.
Dilansir dari Chosun pada Kamis (23/7/2026), lonjakan ekspor chip semikonduktor tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi.
Pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) membutuhkan pasokan chip dalam jumlah besar, yang sebagian diproduksi Negeri Ginseng itu. Pada kuartal II-2026, ekspor meningkat 9,0 persen year-on-year.
Booming AI juga mendorong pertumbuhan investasi di negara tersebut. Investasi peralatan tumbuh 6,3 persen secara tahunan pada kuartal II-2026, tertinggi sejak 2021.
Konsumsi swasta dan konsumsi pemerintah pada kuartal lalu meningkat masing-masing sebesar 2,5 persen dan 2,2 persen secara tahunan.
Pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan tambahan di akhir tahun ini.
Bank Sentral Korea (BOK) menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 2,75 persen bulan ini, pengetatan kebijakan moneter yang pertama dalam sekitar tiga setengah tahun.
Awal bulan ini, Kementerian Keuangan merevisi prospek pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 3,0 persen, naik 1,0 poin persentase.