IDXChannel - Perekonomian Taiwan tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan pada kuartal II-2026.
Dilansir dari AFP pada Sabtu (1/8/2026), pertumbuhan tersebut didorong oleh permintaan yang kuat akan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Menurut Biro Statistik Taiwan, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 12,9 persen dari April hingga Juni.
Angkanya lebih kecil dibandingkan dengan pertumbuhan 14,6 persen pada kuartal pertama, namun melampaui perkiraan median analis yang memprediksi ekspansi sebesar 10,5 persen.
Ekspor Taiwan melonjak 21,6 persen year-on-year pada kuartal kedua, terutama didorong oleh permintaan yang kuat dan berkelanjutan untuk teknologi AI dan produk terkait.
Impor selama periode yang sama tumbuh sebesar 18,3 persen dari tahun sebelumnya.
"Meskipun pertumbuhan ekonomi sedikit melambat dibandingkan kuartal pertama, pertumbuhan tersebut masih sangat kuat menurut standar apa pun," kata Ekonom Senior Capital Economics, Gareth Leather.
Taiwan adalah produsen utama chip semikonduktor yang digunakan untuk melatih sistem AI. Pulau tersebut adalah rumah bagi raksasa chip TSMC, serta Foxconn yang merakit prosesor untuk server pusat data AI. (Wahyu Dwi Anggoro)