IDXChannel - Ekspor China melonjak 19,4 persen pada Mei 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Dilansir dari AFP pada Selasa (9/6/2026), angka tersebut melampaui ekspektasi pasar.
Di sisi lain, impor China melonjak 27,4 persen year-on-year bulan lalu, juga melampaui perkiraan.
Negeri Tirai Bambu tersebut mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD105.43 miliar atau sekitar Rp1.910 triliun pada Mei, lebih besar dari April.
Ekspor ke AS melonjak 35,4 persen year-on-year, seusai Presiden Donald Trump mengunjungi Beijing dengan perdagangan sebagai agenda utama.
Ekspor merupakan titik terang bagi perekonomian China, yang telah berjuang untuk mengalihkan pendorong pertumbuhan dari sektor manufaktur ke konsumsi domestik.
Namun, permintaan yang lebih lemah dan kenaikan biaya energi yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah mulai membebani pertumbuhan. Aktivitas pabrik di China stagnan bulan lalu setelah dua bulan ekspansi, menurut data resmi. (Wahyu Dwi Anggoro)