AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Erick Thohir Angkat Sigit Muhartono Jadi Nakhoda BUMN Perikanan

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Kamis, 09 Desember 2021 10:53 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya mengangkat Sigit Muhartono sebagai Direktur Utama PT Perikanan Indonesia (Persero).
Erick Thohir Angkat Sigit Muhartono Jadi Nakhoda BUMN Perikanan. (Foto: MNC Media)
Erick Thohir Angkat Sigit Muhartono Jadi Nakhoda BUMN Perikanan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya mengangkat Sigit Muhartono sebagai Direktur Utama PT Perikanan Indonesia (Persero). Keputusan ini dituangkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Surat Keputusan (SK) Menteri Nomor SK-379/MBU/12/2021.

Sigit Muhartono tercatat memiliki pengalaman sebagai CEO di beberapa perusahaan pelat merah. Dia juga berkompeten di sektor perikanan sehingga diharapkan mampu mengangkat sektor perikanan Indonesia. 

Pemegang saham juga menetapkan Manahan Hutapea sebagai Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja, sementara Sugi Purnoto selaku Direktur Operasional. 

Untuk Dewan Komisaris, Erick Thohir mengangkat Muhammad Yusuf sebagai Komisaris Utama, Muhammad Riza Adha Damanik selaku Komisaris, Cecep Setiawan sebagai komisaris, Johnson Sihombing Komisaris Independen dan Andre JO Sumual Komisaris Independen. Hal itu dituangkan dalam SK Menteri Nomor SK-384/MBU/12/2021.

Untuk diketahui, PT Perikanan Indonesia (Persero) dan PT Perikanan Nusantara (Persero) resmi bergabung usai ditandatanganinya akta penggabungan PT Perikanan Nusantara ke dalam PT Perikanan Indonesia pada 2 Desember 2021.

Penggabungan pun sah secara hukum dan terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Prosesi penandatanganan Akta Penggabungan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2021 tentang Penggabungan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perikanan Nusantara ke dalam perusahaan perseroan (Persero) PT Perikanan Indonesia yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 September 2021.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan merger BUMN adalah salah satu proses menuju ketahanan Pangan. Hal ini dilakukan melalui revitalisasi dan peningkatan kinerja BUMN Klaster Pangan.

Total ada 6 BUMN Pangan yang dimerger menjadi 3 BUMN. Salah satunya adalah BUMN Perikanan PT Perikanan Nusantara (Persero) ke dalam PT Perikanan Indonesia (Persero).

Merger ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan dan meningkatkan produk pangan di Indonesia. “Proses penggabungan BUMN ini merupakan momentum untuk menuju holding pangan” uhar Pahala, Kamis (9/12/2021). 

Senada, Sigit Muhartono mengatakan penggabungan dua BUMN Perikanan ini akan menciptakan semangat baru NEW Perikanan Indonesia atau NEW Perindo.

Menurutnya, tahapan merger ini adalah tahapan kedua menuju holding pangan. Adapun tahap pertama yakni pemerseroan Perum Perindo menjadi perusahaan persero.

Ke depan, New Perikanan Indonesia ini akan memaksimalkan potensi yang ada. Pasalnya, potensi bisnis perikanan sangat besar dari sisi kepelabuhan perikanan, penangkapan ikan, perdagangan ikan , bahan baku, pakan ikan hingga budidaya ikan. Sigit juga berharap New Perikanan Indonesia atau New Perindo dapat menjadi BUMN yang mampu membawa industri perikanan berjaya demi mewujudkan ketahanan pangan nasional. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD