sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Erupsi Anak Krakatau Ancam Industri Penerbangan, Potensi Kerugian Diprediksi Rp130 Miliar

Economics editor Rohman Wibowo
07/09/2026 10:41 WIB
Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang melanda ruang udara Jakarta memicu ancaman kerugian finansial bagi industri penerbangan nasional.
Erupsi Anak Krakatau Ancam Industri Penerbangan, Potensi Kerugian Diprediksi Rp130 Miliar. (Foto Istimewa)
Erupsi Anak Krakatau Ancam Industri Penerbangan, Potensi Kerugian Diprediksi Rp130 Miliar. (Foto Istimewa)

Berdasarkan peringatan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin dan Notam navigasi penerbangan, pembatalan jadwal otomatis diberlakukan apabila konsentrasi abu vulkanis di jalur lepas landas maupun pendaratan melebihi ambang batas 4.000 ppm. 

Kondisi ini membuat rute menuju Lampung paling rawan karena posisinya berjarak kurang dari 150 kilometer dari kawah aktif, disusul rute padat menuju Batam, Pontianak, serta keberangkatan ke arah selatan dan barat Jakarta.

"Penundaan dan holding selama 60 hingga 120 menit menjadi dampak paling dominan di CGK, sementara rute domestik ke Sumatera bagian selatan serta rute internasional ke Australia terpaksa dialihkan memutar lewat utara Jawa dengan tambahan waktu terbang 20–40 menit. Jika status Siaga dan kode oranye bertahan, sebanyak 15–25 persen penerbangan dari CGK dan 40–60 persen dari TKG berpotensi terganggu," kata Bayu.

Kerugian terbesar maskapai bersumber dari hangusnya 50 hingga 60 persen potensi pendapatan akibat pengembalian dana (refund) tiket, sementara biaya sewa (leasing) armada dan beban gaji awak pesawat tetap berjalan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement