AALI
8850
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4330
ACES
625
ACST
197
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
755
ADMF
8450
ADMG
168
ADRO
3870
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1320
AKSI
332
ALDO
700
ALKA
284
ALMI
394
ALTO
171
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
530.86
-2.04%
-11.05
IHSG
7042.89
-1.89%
-135.69
LQ45
1004.98
-2.01%
-20.65
HSI
17927.82
-0.03%
-5.45
N225
26567.55
-2.16%
-586.28
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
794,490 / gram

ESDM Bakal Pensiunkan Dua PLTU Tahun Ini

ECONOMICS
Rizky Fauzan
Jum'at, 23 September 2022 09:03 WIB
Kementerian ESDM menargetkan dapat menghentikan operasional dua Pembangkit Listri Tenaga Uap (PLTU) tahun ini.
ESDM Bakal Pensiunkan Dua PLTU Tahun Ini (FOTO: Ilustrasi/MNC Media)
ESDM Bakal Pensiunkan Dua PLTU Tahun Ini (FOTO: Ilustrasi/MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan dapat menghentikan operasional dua Pembangkit Listri Tenaga Uap (PLTU) tahun ini.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa rencana pemberhentian PLTU itu akan melalui mekanisme energy transition mechanism yang akan didanai oleh pihak fasilitas pendanaan. 

Dalam rencana penyetopan operasional PLTU tersebut, pemerintah disebut tengah melakukan kajian dan juga negosiasi dengan Asian Development Bank (ADB) yang akan mengucurkan pendanaan. 

"Kita harapkan ada yang bisa dimulai tahun ini. Tahun ini ada yang dimulai lah entah satu, dua," kata Arifin di Gedung DPR, Kamis (22/9/2022).

Sebagaimana diketahui, pemerintah bakal menyetop operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang telah mencapai masa kontrak 30 tahun guna mendukung program energi bersih.

 Secara total ada 33 PLTU dengan kapasitas 16,8 gigawatt (GW) yang telah beroperasi selama tiga dekade.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan dalam rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2021-2030 ditargetkan untuk menghasilkan listrik dari pembangkit yang lebih hijau.

Menurut dia, dalam RUPTL tersebut porsi listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) akan mencapai hingga 51,6 persen atau setara dengan 20,9 GW.

Adapun, porsi pembangkit listrik berbasis fosil mencapai 19,7 GW. Dengan porsi pembangkit berbahan bakar batu bara mencapai 13,9 GW. Oleh sebab itu, Arifin menyatakan pemerintah akan menyetop operasional PLTU yang telah mencapai masa kontrak 30 tahun. 

Dari hasil kajian tersebut terdapat 33 lokasi PLTU dengan total kapasitas 16,8 GW yang akan dipensiunkan.

 "Kami targetkan 2-3 unit dapat dipensiunkan, diskusi dan negosisasi masih dalam progres, dan setelah 2-3 unit ini kita akan lanjutkan sisanya yang akan dipensiunkan," tutupnya. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD