IDXChannel – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri aman terkendali meski Selat Hormuz ditutup akibat konflik AS-Israel dan Iran.
Pernyataan itu dilontarkan Bahlil sebagai respons terhadap panic buying BBM di masyarakat pasca Iran menutup Selat Hormuz. Ia berkata, cadangan minyak dalam negeri bisa bertahan di atas 20 hari.
"Kemampuan storage tempat penampung minyak kita sejak dahulu kala memang kapasitas tampungnya itu hanya 25 hari. Jadi tempat storage-nya itu hanya 25 hari. Dari dulu ini, bukan baru sekarang, dari dulu," kata Bahlil saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/2/2026).
Bahli menjelaskan, standar minimal cadangan minyak dalam negeri 20 hari. Dengan demikian, ia memastikan, cadangan minyak dalam negeri aman.
"Sekarang (cadangan) minyak kita 23 hari. Jadi itu artinya bahwa standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman. Jadi enggak perlu ada panik, enggak perlu. Suplai lancar," tuturnya.