AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Gelar PTM, 54 Siswa dan Guru di Kota Bandung Positif Covid-19

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Jum'at, 22 Oktober 2021 20:11 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, total kasus positif di kalangan murid dan guru menjadi 54 orang dari sebelumnya 14 kasus.
Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, total kasus positif di kalangan murid dan guru menjadi 54 orang. (Foto: MNC Media)
Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, total kasus positif di kalangan murid dan guru menjadi 54 orang. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kasus positif Covid-19 di kalangan siswa dan guru di sekolah pada pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bandung terus bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, total kasus positif menjadi 54 orang dari sebelumnya 14 kasus. Sampai saat ini, proses tes PCR siswa serta tenaga pendidik telah dilakukan kepada 2.179 orang yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

"Hasil dari total tes acak PCR Covid-19 bagi mereka yang melaksanakan PTMT sudah keluar dari total jumlah yang kita tes yaitu 2.179 dan 54 yang terdiri dari siswa dan guru terkonfirmasi Covid-19," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani, Jumat (22/10/2021).

Menurut dia, mayoritas yang terkonfirmasi positif berasal dari kalangan siswa. Namun, dia tidak merinci apakah siswa tingkat SD, SMP, atau SMA. Selain itu, dalam melakukan tes acak PCR Covid-19 disetiap sekolah diikuti oleh 30 siswa dan 3 orang tenaga pendidik.

"Sample kepada siswa lebih banyak dibandingkan guru. Begitu juga untuk hasil dari 54 yang terpapar Covid-19 didominasi oleh siswa," paparnya. Dari temuan itu, pihaknya mencatat sebelas sekolah yang ditemukan lebih dari 5 persen siswa dan tenaga pendidik terkonfirmasi Covid-19.

"Untuk rombongan 5 persen lebih yang terpapar Covid-19, diharapkan berhenti dulu untuk kegiatan PTMT. Setidaknya mereka menghentikan PTMT hingga selesai pelacakan," tuturnya. Rosye juga mengatakan, untuk penemuan kasus aktif Covid-19 pada pelaksanaan PTMT tidak ada gejala yang terlihat. Bahkan, rata-rata semua yang terkonfirmasi terlihat sehat seperti biasanya.

"Kalau ada gejala pastinya tidak bisa mengikuti PTMT, untuk itu mereka yang terpapar melakukan isolasi mandiri. Hingga saat ini kita terus melakukan 3T yakni Tracing, Testing, dan Treatment," tandasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD