sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Minyak, Soroti Ancaman Eskalasi Perang Iran

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
03/11/2026 06:45 WIB
Para ahli strategi Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga minyak mentah mereka.
Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Minyak, Soroti Ancaman Eskalasi Perang Iran. (Foto: AP)
Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Minyak, Soroti Ancaman Eskalasi Perang Iran. (Foto: AP)

IDXChannel - Para ahli strategi Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga minyak mentah mereka. Eskalasi konflik dapat menghambat pasokan dari Timur Tengah secara signifikan.

Dilansir dari Investing pada Selasa (3/11/202), mereka menaikkan proyeksi harga minyak Brent untuk Desember 2026 dari USD90 menjadi USD105 per barel.

Selain itu, proyeksi untuk West Texas Intermediate (WTI) juga naik dari USD81 menjadi USD94 per barel. 

Prakiraan rata-rata untuk 2027 juga direvisi naik, dari USD80 menjadi USD88 per barel untuk Brent, dan dari USD73 menjadi USD78 per barel untuk WTI.

Menurut para ahli strategi tersebut, pasar kini lebih mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik setelah pemilu sela di Amerika Serikat (AS) pada 3 November. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement