sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Minyak, Soroti Ancaman Eskalasi Perang Iran

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
03/11/2026 06:45 WIB
Para ahli strategi Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga minyak mentah mereka.
Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Minyak, Soroti Ancaman Eskalasi Perang Iran. (Foto: AP)
Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Harga Minyak, Soroti Ancaman Eskalasi Perang Iran. (Foto: AP)

Mereka mencatat bahwa pelaku pasar tengah mencermati tiga kemungkinan tindakan yang mungkin diambil oleh AS atau Israel terhadap Iran: serangan terhadap fasilitas nuklir bawah tanah, serangan terhadap lokasi peluncuran rudal di dekat Selat Hormuz, serta serangan yang lebih luas terhadap infrastruktur energi.

Mereka menambahkan bahwa setiap kemungkinan tindakan dapat direspons Iran dan sekutunya dengan menyerang infrastruktur minyak di kawasan Teluk.

Menurut mereka, harga minyak Brent bisa mencapai rata-rata sekitar USD130 per barel pada 2027, jika produksi di kawasan Teluk tetap berada 3,5 juta barel per hari di bawah level 2025.

Sebaliknya, harga bisa turun ke kisaran USD60-an per barel jika produksi meningkat 2,5 juta barel per hari di atas level 2025 dan eskalasi konflik tidak terjadi. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement