AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, Disdik Cimahi Hentikan Simulasi PTM TK sampai SMP

ECONOMICS
Adi Haryanto
Sabtu, 12 Juni 2021 23:01 WIB
Kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) gelombang 2 di Kota Cimahi akhirnya diputuskan dihentikan.
MNC Media

IDXChannel - Kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) gelombang 2 di Kota Cimahi akhirnya diputuskan dihentikan. Pasalnya ditemukan sejumlah guru, murid SD dan SMP yang terpapar COVID-19 sehingga sangat berisiko jika simulasi terus dilanjutkan.

"Kami bersama Pak Plt Wali Kota sepakat menghentikan dulu simulasi PTM. Termasuk sekolah yang belum melakukan simulasi, SMP ada 5 sekolah, SD 5 sekolah, tidak akan digelar," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono, Jumat (11/6/2021).

Dia menyebutkan, berdasarkan data hingga Kamis (10/6/2021) tercatat ada 21 siswa yang terpapar COVID-19. Yakni siswa SD dari asalnya sebanyak 11 naik jadi 17 dan 4 siswa SMP, sedangkan untuk jumlah guru yang terpapar ada 6. Untuk guru ada penambahan satu, siswa SMP juga tapi ada yang sembuh satu. 

Diakuinya, dalam dua hari ini penambahan kasus COVID-19 memang sudah sangat luar biasa dan itu terjadi pula di warga satuan pendidikan. Sehingga mengacu kepada hal tersebut sedang dipikirkan bagaimana upaya yang akan dilakukan ke depan supaya tidak muncul klaster dari sekolah. 

"Cukup prihatin juga, apalagi ada tenaga guru yang terpapar, seperti 1 guru SMP, 4 guru SD, dan 1 guru TK," sebutnya. 

Harjono menjelaskan dari keseluruhan data warga satuan pendidikan yang terpapar, tidak dilaporkan bahwa klaster penyebaran berasal dari pelaksanaan simulasi PTM. Mayoritas guru dan murid yang positif karena terpapar dari klaster keluarga. Untuk itu pihaknya selalu mengingatkan agar taat prokes dan melakukan 3 T. 

"Dipastikan mereka terpapar dari klaster keluarga. Seperti ada siswa kelas 6 padahal mereka tidak dilibatkan dalam simulasi karena sudah ujian," terangnya. 

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD