AALI
9350
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
170
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
750
ADMF
8150
ADMG
173
ADRO
3150
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
117
AHAP
82
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1185
AKSI
272
ALDO
770
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.98
-0.77%
-4.11
IHSG
7054.69
-0.68%
-48.19
LQ45
1001.61
-0.7%
-7.10
HSI
19496.09
-2.54%
-507.35
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
15264.79
-0.27%
-41.01
Kurs
HKD/IDR 1,894
USD/IDR 14,872
Emas
855,441 / gram

Hadapi Gelombang Ketiga, Begini Kondisi Stok Obat Covid-19 di Indonesia

ECONOMICS
Siska Permata Sari
Rabu, 02 Februari 2022 16:13 WIB
Kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak dalam beberapa hari terakhir.
Kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak dalam beberapa hari terakhir.
Kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak dalam beberapa hari terakhir.

IDXChannel - Kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak dalam beberapa hari terakhir. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat, per 1 Februari 2022, terdapat tambahan 16.021 kasus positif Covid-19.

Lonjakan kasus tersebut diketahui berkaitan dengan masuknya varian Omicron di Indonesia sejak pertengahan Desember 2021. Dengan adanya varian baru ini, Indonesia diprediksi menghadapi puncak gelombang 3 Covid-19 pada Februari 2022.

Di tengah lonjakan kasus, lantas bagaimana persiapan dan ketersediaan obat Covid-19 di Indonesia? 

Ketua Umum Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Indonesia Tirto Kusnadi mengungkapkan bahwa stok obat Covid-19 seperti favipiravir, remdesivir, azitromisin, hingga molnuvirapir yang bahan bakunya impor, tersedia di Indonesia.

“Kita terus konsolidasi seluruh anggota GP Farmasi mempersiapkan semua kebutuhan seperti favipiravir, remdesivir, heparin, fondaparinux, hingga azitromisin, hampir semua kebutuhan parasetamol dan sebagainya sudah tersedia cukup,” kata Tirto pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi VI DPR, Rabu (2/2/2022).

Dia menjelaskan, bahkan beberapa obat Covid-19 seperti favipiravir, remdesivir, azitromisin tidak hanya disediakan oleh satu perusahaan farmasi saja. Selain itu, obat-obat Covid-19 lainnya seperti vitamin C, D, E, hingga zinc juga tersedia hingga ratusan juta tablet.

“Kita sudah siap menghadapi apa saja yang terjadi, kecuali jika dipaksakan bila ada obat-obat baru yang belum ada di Indonesia,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Tirto juga menyinggung ketersediaan molnuvirapir yang bahan bakunya harus diimpor dari luar negeri. Meski begitu, ketersediaannya cukup untuk saat ini. 

“Obat itu pasti selalu melalui penelitian sampai akhirnya diproduksi, dan jumlahnya pun saat ini tidak mengkhawatirkan. Tersedia, cukup,” jelasnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD