"Kalau tiga-tiganya berjalan bersama, saya yakin Indonesia akan jauh lebih hijau. Saya tadi mendengar bagaimana ANTAM berhasil melampaui target reklamasi, menurunkan emisi karbon jauh di atas target perusahaan, serta terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam operasionalnya," tutupnya.
Diaz juga berpesan program Gerak Hijau tidak berhenti sebagai sebuah acara tahunan, tetapi menjadi sebuah gerakan. Aksi lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi sampah, menanam pohon dan menghemat energi.
"Juga gerakan untuk semakin mencintai lingkungan. Kalau setiap orang melakukan satu aksi kecil setiap hari, bayangkan dampaknya ketika dilakukan oleh jutaan masyarakat Indonesia," katanya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengatakan, ANTAM terus mempercepat upaya dekarbonisasi melalui berbagai program efisiensi energi dan peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan. Hal ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menekan emisi gas rumah kaca.
Sebagai contoh, sepanjang 2025, ANTAM berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 9,43 persen, jauh melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini diperoleh melalui berbagai inisiatif, mulai dari optimalisasi penggunaan energi hingga pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.