AALI
8850
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4360
ACES
625
ACST
197
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3890
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
101
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1310
AKSI
326
ALDO
700
ALKA
296
ALMI
386
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.07
-1.26%
-6.84
IHSG
7087.56
-1.27%
-91.02
LQ45
1012.93
-1.24%
-12.70
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Hampir Rampung, Begini Penampakan Pos Batas Negara Indonesia-Malaysia di Kalbar

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Kamis, 11 Agustus 2022 07:48 WIB
pembangunan PLBN tidak hanya semata-mata bertujuan sebagai batas negara, namun juga sekaligus didorong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Hampir Rampung, Begini Penampakan Pos Batas Negara Indonesia-Malaysia di Kalbar (foto: MNC Media)
Hampir Rampung, Begini Penampakan Pos Batas Negara Indonesia-Malaysia di Kalbar (foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan update terbaru terkait pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa pembangunan PLBN tidak hanya semata-mata bertujuan sebagai batas negara, namun juga sekaligus didorong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut.

"Pembangunan PLBN tidak hanya sebagai gerbang masuk, namun juga menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan," ujar Basuki, dalam keterangan resminya, Rabu (10/8/2022).

Saat ini Kementerian PUPR tengah mempercepat pembangunan PLBN terpadu Jagoi Babang di Bengkayang. Saat ini progres fisik pembangunan di sana telah mencapai 89,21 persen. Diperkirakan jumlah pelintas yang bakal dilayani dalam satu minggunya mencapai 100 hingga 150 orang.

Pengerjaan proyek di sana telah dimulai sejak November 2020 dan ditargetkan selesai pada Oktober 2022 dengan anggaran bersumber dari APBN tahun 2020-2022 (multi years contract/MYC) sebesar Rp209,14 miliar.

Pembangunan PLBN ini terdiri dari tiga zona bangunan yakni, zona inti, zona penunjang 1 dan 2. Zona inti terdiri dari bangunan PLBN inti, car wash, power house, gudang sita, tempat penampungan sementara sampah (TPS), gerbang Tasbara, pos pemeriksaan imigrasi, toilet dan peralatan X-Ray. 

Untuk zona penunjang 1 terdiri dari bangunan wisma dan mess pegawai. Untuk zona penunjang 2 terdiri dari bangunan masjid, kapel, pasar dan mini terminal.

Pembangunan PLBN Terpadu Jagoi Babang merupakan salah satu bagian dari program pembangunan 11 PLBN yang diatur dalam Inpres No. 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Barat, Deva Kurniawan Rahmadi, mengatakan bahwa kehadiran PLBN Terpadu Jagoi Babang ini memiliki nilai strategis bagi Indonesia. 

"PLBN Terpadu Jagoi Babang ini merupakan beranda terdepan Indonesia karena hanya berjarak sekitar 60 km dengan Ibukota Negara Bagian Sarawak, Malaysia Timur, yang dapat ditempuh hanya dengan 1,5 jam perjalanan,” pungkas Deva. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD