AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Harga BBM di RI Lebih Murah dari Negara Lain, Jokowi: Karena Ditahan Terus

ECONOMICS
Raka Dwi Novianto
Selasa, 24 Mei 2022 18:45 WIB
Jokowi mengaku bahwa pihaknya telah menahan agar harga BBM khususnya pertalite dan pertamax tidak naik besar-besaran.
Jokowi mengaku bahwa pihaknya telah menahan agar harga BBM khususnya pertalite dan pertamax tidak naik besar-besaran.
Jokowi mengaku bahwa pihaknya telah menahan agar harga BBM khususnya pertalite dan pertamax tidak naik besar-besaran.

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bahwa pihaknya telah menahan agar harga BBM khususnya pertalite dan pertamax tidak naik besar-besaran. Jokowi pun membandingkan harga BBM di negara-negara lain yang mengalami kenaikan.

"Bensin coba dilihat kenaikannya sangat tinggi sekali di negara-negara selain kita. Singapura sekarang harga BBM sudah Rp 32 ribu, Jerman sudah diangka Rp 31 ribu, Thailand Rp 20 ribu. Kita ini, kita pertalite masih Rp 7650, pertamax Rp 12.500 yang lain sudah jauh sekali kenapa harga kita masih seperti ini ya karena kita tahan terus. Tapi subsidi ini kan membesar-membesar," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan terkait Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di JCC, Jakarta, Selasa (24/5/2022). 

"Sampai kapan kita bisa menahan ini, ini pekerjaan kita bersama -sama sehingga saya minta Kementerian lembaga pemerintah daerah sekali lagi memiliki sense yang sama berat nahan harga seperti itu berat," tambahnya.

Jokowi juga membandingkan harga beras di Indonesia dengan negara-negara lain yang sudah mengalami kenaikan hingga 60 persen.

"Beras di kita masih Rp 10.700 di negara lain sudah naik segitu tingginya ada yang naik 30 persen ada yang sudah 40 persen ada yang sudah diatas 60 persen," jelasnya.

Jokowi menyebut jika dirinya tidak menahan kenaikan BBM hingga pangan, maka akan terjadi inflasi di Indonesia. Sama seperti dengan negara-negara lainnya termasuk Amerika dan Turki yang tengah mengalami inflasi.

"Dan inflasi larinya kalau sudah naik barang, naik naik naik naik artinya kenaikan inflasi pasti terjadi," katanya.

"Di Amerika itu gak pernah lebih dari 1 persen sekarang coba dilihat Amerika sudah diangka berapa 8,3 persen berapa kali lipat, Turki bahkan sudah mencapai hampir 70 persen bayangkan. Kita alhamdulillah masih di 3,5 persen patut kita syukuri tapi karena kita nahan pertalite nahan gas nahan listrik itu kita ikutkan ke harga ekonomian ya pasti inflasi kita akan mengikuti naik," imbuhnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD