AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Honda Masih Tunggu Aturan Legal Diskon 100 Persen PPnBM

ECONOMICS
Intan Rakhmayanti/Okezone
Selasa, 22 Juni 2021 20:06 WIB
Kalangan industri otomotif seperti Holda, masih meninggu aturan legal yang dikeluarkan pemerintah terkait perpanjangan diskon 100 persen PPnBM.
Honda Masih Tunggu Aturan Legal Diskon 100 Persen PPnBM (FOTO: MNC Media)

 IDXChannel - Kalangan industri otomotif seperti Holda, masih meninggu aturan legal yang dikeluarkan pemerintah terkait perpanjangan diskon 100 persen Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru 1500 cc hingga Agustus 2021.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy, mengatakan pihaknya masih menunggu sampai seluruh instrumen legal sebagai dasar hukum dirilis. 

Ia menilai bahwa pemerintah selalu memonitor perkembangan dari relaksasi PPnBM sejak tahap satu laly. 

"Dan dengan mempertimbangkan banyak aspek akan memberikan langkah yang tepat agar perekonomian Nasional dapat cepat pulih melalui industri otomotif ini," ujar Billy saat dihubungi, Selasa (22/6/2021). 

Sejauh ini di Honda, semua model yang mendapatkan relaksasi PPnBM mengalami peningkatan pemesanan cukup tinggi. 

Mulai dari  Brio Urbanite, CRV, HRV, City HB sampai Mobilio mengalami inden cukup lama sampai July. Bahkan ada beberapa dealer yang harus inden sampai Agustus. 

Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan insentif pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor sampai Agustus 2021. Tujuan memperpanjang kebijakan tersebut salah satunya untuk menggairahkan sektor industri nasional.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang mengungkapkan, melihat efek positif kebijakan insentif PPnBM tersebut, pemerintah sepakat untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500 cc diberikan perpanjangan diskon PPnBM Ditanggung Pemerintah 100 persen hingga Agustus 2021, dan setelahnya sampai Desember 2021 diskon diberikan 50 persen.
“Ini bertujuan membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air, khususnya sektor industri, yang selama ini konsisten berontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” kata Agus, dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, saat ini ada 21 perusahaan otomotif di Indonesia dengan potensi kapasitas produksi 2,35 juta unit per tahun, yang melibatkan pekerja langsung sebanyak 38 orang dan pekerja di rantai industri sebanyak 1,5 juta orang.

(RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD