"Jadi selama 14 tahun belakang selalu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari pertumbuhan manufaktur. Sekarang dua kuartal terakhir pertumbuhan manufaktur lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi," tutur dia.
Agus menilai kondisi ini merupakan arah yang ideal bagi perekonomian nasional. Menurutnya, sektor industri manufaktur seharusnya menjadi motor penggerak utama ekonomi, bukan sebaliknya.
Ia pun optimistis tren positif tersebut akan berlanjut dan berharap data resmi yang akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini kembali menunjukkan kontribusi dan pertumbuhan sektor manufaktur yang berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
"Mudah-mudahan dalam release yang akan kita dengar beberapa menit lagi (rilis BPS), yaitu kembali akan terlihat bahwa kontribusi, bahwa pertumbuhan manufaktur itu akan kembali berada di atas pertumbuhan ekonomi. Karena memang seharusnya seperti itu, manufaktur justru yang harus mengangkat ekonomi," kata dia.
(kunthi fahmar sandy)