Sebelum perang pecah, IMF awalnya melihat ekonomi global akan tumbuh kuat tahun ini, didorong investasi teknologi yang masif dan sektor keuangan yang tangguh.
Namun, perang Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran memicu ketidakstabilan ekonomi yang sangat besar, yang menyebabkan situasi yang sangat fluktuatif. (Wahyu Dwi Anggoro)